‘Pindah Rumah’ (10)

Published April 14, 2011 by The Word Potion
Copy-paste from Note FB
Date: Sunday, 06 June 2010 at 20:51
Title: “Hi” for Two en That Too-popular Quote

Link: http://www.facebook.com/note.php?note_id=399167548171

Note: alasan ‘pindah rumah’ tulisan ini sederhana saja: karena saya penggemarnya Tom Hanks (terus apa hubungannya?! ya pokoknya gitulah :D)

 

“Hi” for Two en That Too-popular Quote

Hello universe.
Hi blog. Tiba2 ingat kamu. Apa kabar? Pasti sekarang kamu dihuni sarang laba2, iya?
Maaf, belakangan ini aku terlalu sibuk berselingkuh dengan note fb *kedip2*

On the lighter note, happy anniversary!
… yes, just for you, my dear Toshiba.
Thx for being that cooperative, this far. I love u, mwa mwa!

Sekarang, bagiannya bahas Tom Hanks ya.
Baru ngelarin Forrest Gump (FG) soalnya.
Ini film 90-an kan ya kalo ga salah? 94, eh?
Itu tuh.. Yg quotenya terkenal seantero jagat,
“My momma always said, ‘Life is like a box of chocolate. You never know what you’re gonna get.'”
Quotenya sih hafal di luar kepala.
Tapi nonton filmnya? Baru tadi pagi! Hehehe (i knooow… Sangat2 terlambat!).

FG keren parah!
FG bisa keren parah karna tokoh utamanya punya karakter unik.
Tokoh utamanya bisa punya karakter unik karna diperanin seorang aktor hebat. Aktor hebat adalah Tom Hanks. Okay STOP.

Aku nonton Da vinci Code, Angels n Demons selain karna Dan Brown, juga karna Tom Hanks.
Maksa2in nonton Saving Private Ryan (kecuali Pearl Harbor, i don’t like film2 perang) cuma karna ada Tom Hanks-nya.
Nonton The Terminal, karna 3 hal: Tom Hanks, Catherine Zeta-Jones, dan tertarik dgn isu the interpreter.

Tapi FG beda. Aku nonton lebih karna quotenya. Ujung2nya tetap.. The quote is just nothing without the master, the only one Tom Hanks.
Itu aja sih.
Kalo ttg ceritanya, no need to argue lah ya.
Keren pokoknya!

Pernah bilang belum, that i am a full-time dreamer?
This chance, aku bermimpi bisa punya rumah seindah rumah keluarga Gump, di suatu desa di Alabama. Rumah papan bercat putih, berhalaman luas, jauh dari hiruk-pikuk pekotaan, tapi ga harus ada makamnya juga kali ya, ga peduli itu makan siapa, serem aja tetep -_-

Atau barangkali jadi Jenny, satu2nya perempuan yang sangat dicintai dan menginspirasi Forrest selama hidup, selain ibunya.
Eerrrr… It’s quite romantic!

Back to reality!
Ngomong2, i should try hard not to permit myself nulis disingkat2 kalo lagi nge-note/nulis di blog.
Kebiasaan deh -_-
Ini ga boleh! GAK BOLEH!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: