Reading Divergent by Veronica Roth

Published April 21, 2014 by The Word Potion

Meski cukup menikmati dan penasaran baca lanjutannya, ini bukan tipe buku yang akan saya baca dua kali. Baru buku 1 tapi konfliknya sudah muncul semenegangkan itu. Melelahkan.
Mana kertasnyaa.. kayak baca buku bajakan. D’oh!😦
A very good thingnya, cinta-cintaan tokoh utamanya nggak berlebihan. Beatrice dan Four nggak se-weak Bella Swan, nggak se-no hope Gale Hawthorne, dan nggak se-annoying Gwendolyn Sheperd.

Divergent adalah dystopian book trilogy kedua yang saya baca setelah The Hunger Games. Sama seperti Panem di HG yang terbagi ke dalam 13 distrik, Divergent yang bersetting future Chicago juga membagi dunianya ke dalam 5 faksi; Abnegation (selfless), Amity (peaceful), Candor (honest), Dauntless (brave), dan Erudite (intelligent).
Biasanya kalo ada pengelompokan begini, saya cenderung memfavoritkan kelompok science/knowledge.
Harry Potter = Ravenclaw, Hunger Games = distrik 3.
Divergent favorit saya tentu Erudite, lah tapi kok faksi Erudite yang justru jadi musuh utamanya. I hate how Veronica Roth potrayed Erudite.

Pengin lanjut Insurgent tapi gak yakin masih beredar bebas di toko-toko buku. Buku Divergent saya versi movie tie-in. Lebih suka cover aslinya, tapi ini resiko telat tau trilogi Divergent. Jadi kebagian cover film deh. Huh.

Reading Divergent by Veronica Roth

View on Path

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: